RUMAH HADIAH, sebuah reality show di RCTI yang memberikan surprise bagi orang2 yg tidak mampu dengan menguji kejujuran, kesabaran dan sebagainya. Saya tidak bermaksud menilai Baik atau Buruk program acara ini, saya yakin niat baik adanya reality show ini membantu orang2 yang layak dibantu. Tapi ada ganjalan hati yang tidak habis piker melihat tayangan ini. Bagi yang belum melihat acara ini begini Ilustrasi ceritanya adalah menghadirkan 3 orang calon penerima Rumah Hadiah, setelah melewati beberapa ujian maka para calon penerima Rumah Hadiah di Undang oleh pihak penyelenggara.
Nah…. disini para calon penerima Rumah Hadiah mengekspresikannya dengan berbagai cara, ada yang menangis, sujud syukur bahkan ada yang pingsan !!
Saya bingung …. jelas bingung ….!? kenapa ada yang sampai pingsan …?? padahal merek belum PASTI mendapatkannya. Disini lah Pembuat program reality show ”mempermainkan” perasaan sensitif para calon penerima Rumah Hadiah.
Akhir cerita menampilkan penentuan yang pantas menerima Rumah Hadiah. Akhir tayangan ini Hati Saya PROTESS !! kenapa untuk menentukan Pemenang harus ada yang terluka ? Jelas disini akan terluka untuk calon penerima Rumah Hadiah yang gagal karena melihat ada yang mendapatkan hadiah tersebut. Untuk pemenang pun akan ”merasa tidak sreg” karena menang diatas penderitaan orang lain.
Bagaimana saya bisa ”menafsirkan” perasaan2 mereka ? gampang saja, bagaimana perasaan Anda jika dalam Final sebuah kompetisi Anda dinyatakan KALAH ? padahal Anda begitu yakin bisa memenangkannya.
Sekali lagi saya Protes dengan bentuk Tayangan yang mengeksplorasi kemiskinan sebagai sarana hiburan semata. Kalo mau memberi hadiah rumah ya mbok jangan di buat seperti kompetesi seperti itu dong…! langsung pilih saja pemenangnya tanpa harus mengahadirkan para calon pemenang hadiah rumah tersebut. Sekali lagi Jaga perasaan hati saudara2 kita, manuasia kekurangan dalam hal bertingkahlaku, jadi jangan mengeksplorasi kejelekan perilaku saudara2 kita tersebut, apakah sesungguhnya mereka menerima diperlakukan ujian yang hanya Kamuplase belaka ?? Bagaimana Menurut Anda ?



















November 13, 2009 at 9:32 am
kalo saya kurang setuju malahan dengan nama acaranya tersebut…dapat rumah dengan cara quiz, harus bersaing, ada yang menang ada yang di kalahkan. apakah kelak pemiliknya akan merasa memiliki rumah tersebut? secara mendapatkannya dengan gampang. beda lagi dengan seseorang mendapatkan dengan kerjakeras..( mendidik seseorang manjadi pemalas )
November 15, 2009 at 7:02 pm
Saya juga protes nih untuk acara “Rumah Hadiah”… masih mending bedah rumah … apalagi yang di .. bedah rumah saya
November 17, 2009 at 10:01 pm
Saya sangat suport dg program rumah hadiah asalkan tujuannya tepat,jelas dan ikhlas. Saya berharap program rumah hadiah ini dapat mencari solusi terbaik agar kedua calon penerima yang gagal tidak merasa dipermainkan dalam program rumah hadiah.tolong kita jaga perasaan orang lain. Bagaimana perasaan kita kalau kita berada pada posisi mereka yang gagal….?
Desember 6, 2009 at 11:09 am
sungguh ironi, seperti dua sisi mata uang., sebelahnya ‘membantu’ rakyat miskin , tapi sebelah lagi ‘iklan’ nan menjual realita ‘kemiskinan’ itu sendiri …………….